SIAK.Sila5News.com – Kepedulian terhadap kelestarian satwa dan lingkungan ditunjukkan rombongan OPA GAUL saat mengunjungi tempat pelatihan gajah di Minas, Kabupaten Siak, Riau, Senin (24/8/2026).
Rombongan yang terdiri dari pebisnis terkemuka Indonesia dan YouTuber tersebut memanfaatkan kunjungan itu untuk menyampaikan pesan penting mengenai perlindungan satwa liar serta kelestarian hutan sebagai habitat berbagai jenis satwa.
OPA GAUL menegaskan bahwa kepedulian terhadap satwa terancam punah tidak boleh hanya menjadi perhatian masyarakat di Pekanbaru atau Riau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, upaya pelestarian harus dilakukan secara bersama-sama di seluruh Indonesia.
“Bukan hanya di Pekanbaru, tetapi di seluruh Indonesia. Satwa yang sudah terancam punah, mari sama-sama kita jaga. Jangan sampai seperti harimau Sumatra dan satwa lainnya yang semakin terancam,” ujarnya.
Ia mengatakan Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Mulai dari gajah Sumatra dan harimau Sumatra hingga burung cenderawasih yang menjadi salah satu kekayaan fauna Papua.
Karena itu, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keberlangsungan satwa liar, termasuk menangkap, membunuh maupun memperdagangkannya secara ilegal.
“Di Papua ada burung cenderawasih dan masih banyak satwa lainnya. Sama-sama kita jaga dan lindungi. Jangan dibunuh, ditangkap, kemudian dijual ke luar negeri,” katanya.
Selain perburuan dan perdagangan satwa, OPA GAUL juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berdampak langsung terhadap habitat satwa.
Menurutnya, kerusakan hutan akibat kebakaran bukan hanya memberikan dampak terhadap manusia, tetapi juga mengancam kehidupan satwa yang bergantung pada kawasan hutan.
“Kasihan orangutan. Bukan hanya manusia yang terkena dampaknya, tetapi orangutan dan semua satwa yang hidup di dalam hutan juga ikut terkena,” tuturnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga hutan dan habitat satwa dari berbagai bentuk kerusakan.
“Mulai sekarang mari kita bersama-sama menjaga alam agar satwa di Indonesia tetap ada dan jangan sampai punah. Termasuk di Provinsi Riau, mari kita jaga dan lestarikan alam agar gajah-gajah Sumatra tetap nyaman di hutannya sendiri,” ucapnya.
Kunjungan rombongan OPA GAUL tidak hanya berfokus pada kegiatan di tempat pelatihan gajah. Mereka juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan bercengkerama dengan warga sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Bahkan, seluruh dagangan milik warga yang berada di sekitar lokasi kunjungan diborong oleh rombongan OPA GAUL.
Barang-barang yang dibeli tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di sekitar lokasi.
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang melengkapi pesan pelestarian lingkungan yang disampaikan selama kunjungan.
Kegiatan OPA GAUL di Minas diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa menjaga hutan berarti turut menjaga keberlangsungan hidup satwa liar.
Kelestarian alam dan satwa Indonesia dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar kekayaan hayati tersebut tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Penulis : Emi














